Implementasi Program 'PELOPOR' (Pengolahan Sampah Dan Biopori) Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik Dan Konservasi Air Tanah

Main Article Content

Ida Zuhroidah
Sherinda Ayuning Dharma Narvia
Yunizar Arizky
Haris Budi Utama
Yesi Kho Sutrisno
Rizky Dwi Mufrizal

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga yang belum optimal dan menurunnya daya resap tanah merupakan permasalahan lingkungan yang sering dijumpai di wilayah perdesaan, termasuk di Dusun Ngopak, Desa Arjosari. Permasalahan ini berpotensi menimbulkan isu sanitasi dan genangan air. Sebagai respons, program pengabdian kepada masyarakat bernama 'PELOPOR' (Pengolahan Sampah dan Biopori) diimplementasikan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik sekaligus melakukan konservasi air tanah melalui teknologi tepat guna Lubang Resapan Biopori (LRB). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat sasaran, yaitu Ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Rangkaian kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi praktik yang dilaksanakan pada bulan Juli 2025. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi dari masyarakat sasaran. Terjadi transfer pengetahuan yang efektif mengenai konsep, manfaat, dan teknik pembuatan biopori. Program ini berhasil menghasilkan satu unit percontohan LRB dan mendistribusikan bibit tanaman sebagai insentif pemanfaatan kompos. Disimpulkan bahwa program 'PELOPOR' efektif sebagai metode edukasi dan pemberdayaan masyarakat serta memiliki potensi keberlanjutan yang tinggi karena sifatnya yang murah, mudah, dan memberikan manfaat ganda.

Article Details

How to Cite
Zuhroidah, I., Sherinda Ayuning Dharma Narvia, Yunizar Arizky, Haris Budi Utama, Yesi Kho Sutrisno, & Rizky Dwi Mufrizal. (2025). Implementasi Program ’PELOPOR’ (Pengolahan Sampah Dan Biopori) Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik Dan Konservasi Air Tanah . KIAT Journal of Community Development, 4(2), 85–98. Retrieved from https://kiatjcd.com/ojs/index.php/kjcd/article/view/112
Section
Articles