Pemanfaatan Limbah Pertanian Padi Menjadi Silase di Desa Arjasa Kabupaten Jember
Main Article Content
Abstract
Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Arjasa adalah melimpahnya limbah jerami padi pascapanen yang belum termanfaatkan secara optimal dan sering berakhir pada praktik pembakaran yang berdampak negatif bagi lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai pemanfaatan limbah pertanian padi, khususnya jerami, sebagai silase untuk pakan ternak serta mengevaluasi dampak ekonomis dan lingkungan dari implementasinya di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan silase, pendampingan produksi, serta evaluasi berbasis kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam proses produksi silase, ditunjukkan oleh skor evaluasi teknis yang konsisten berada di atas 4,0. Dari sisi dampak, masyarakat merasakan manfaat ekonomis berupa potensi pengurangan biaya pakan ternak serta manfaat ekologis melalui berkurangnya praktik pembakaran jerami. Meskipun komitmen keberlanjutan masih perlu diperkuat, kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber daya produktif dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan teknologi pakan fermentasi yang berkelanjutan di tingkat desa.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.