Pendampingan Pola Rotasi Padi-Padi-Kedelai dan Pengolahan Limbah untuk Pemulihan Kualitas Tanah di PT Sirtanio
Main Article Content
Abstract
Praktik pertanian monokultur padi terus-menerus memicu degradasi lahan secara masif. Kondisi ini mengancam keberlanjutan ekosistem pertanian organik di kawasan PT Sirtanio. Petani mitra juga sangat bergantung pada pasokan pupuk organik dari pihak luar. Ketergantungan operasional ini membebani biaya produksi secara signifikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memecahkan permasalahan mendasar tersebut. Tim pengabdi menawarkan solusi integrasi pola rotasi tanam padi-padi-kedelai. Kegiatan ini juga mengedukasi pengolahan limbah brangkasan kedelai menjadi pupuk organik padat. Pelaksanaan program menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD). Tahapan kegiatan meliputi pemetaan potensi, perancangan jadwal, lokakarya produksi, dan pendampingan demonstrasi plot. Hasil evaluasi menunjukkan pencapaian indikator keberhasilan secara komprehensif. Petani mitra berhasil menyusun kalender tanam secara mandiri. Pemahaman kognitif peserta meningkat pesat dari nilai rata-rata awal 45 menjadi 88. Praktik kelompok menghasilkan pupuk organik dengan kriteria kematangan fisik sempurna. Penerapan teknologi di lahan percontohan juga berhasil direalisasikan. Petani mengaplikasikan pupuk mandiri dan pestisida nabati pada budidaya kedelai penyela. Kesimpulannya, intervensi ini sangat efektif memulihkan kualitas kesuburan lahan. Kemandirian ekonomi dan ketahanan agroekologi kelompok tani binaan PT Sirtanio mengalami peningkatan nyata.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.