KIAT Journal of Community Development
https://kiatjcd.com/ojs/index.php/kjcd
<p><strong>KIAT Journal of Community Development</strong> (E-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220607030808332" target="_blank" rel="noopener">2830-3369</a>) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu diantaranya teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer, pendidikan dan kesehatan. KJCD terbit enam bulan sekali, yaitu pada Mei dan November.</p> <p><strong>KIAT Journal of Community Development </strong>diterbitkan oleh <strong>Yayasan</strong> <strong>Kiat Indonesia Maju</strong></p>Yayasan Kiat Indonesia Majuen-USKIAT Journal of Community DevelopmentModifikasi Sistem Pengeringan Kopi Rak Susun Berbasis Lampu Spotlight dan Termostat STC 1000
https://kiatjcd.com/ojs/index.php/kjcd/article/view/111
<p>Proses pengeringan biji kopi sangat krusial dan dapat memengaruhi kualitas serta cita rasa produk kopi. Pengeringan adalah langkah di mana kandungan air dalam bahan berkurang hingga mencapai tingkat kelembapan yang ditentukan. Dalam penelitian ini, proses pengeringan dilakukan pada biji kopi jenis arabica menggunakan alat pengering kopi yang memanfaatkan lampu pijar spotlight. Penelitian ini bertujuan untuk mengubah dan membandingkan alat pengering biji kopi tipe rak susun yang menggunakan pemanas lampu pijar menjadi alat pengering biji kopi tipe rak susun dengan pemanas spotlight serta sistem kontrol termostat STC 1000 sebelum dilakukan modifikasi. Modifikasi alat pengering biji kopi bertujuan agar alat ini dirancang dengan biaya yang terjangkau dan tidak memerlukan daya yang tinggi dengan menggunakan lampu sorot. Parameter perbandingan alat pengering kopi sebelum modifikasi dan sesudah modifikasi adalah suhu dan kelembaban, kandungan air, serta laju pengeringan. Pada perubahan alat pengering biji kopi tipe rak susun, diterapkan pemanas lampu pijar spotlight yang dikendalikan oleh sistem kontrol termostat STC 1000, terdiri dari 6 lampu pijar, dengan setiap lampu memiliki daya 40 Watt. Selama proses pengeringan yang berlangsung 30 jam, diperoleh nilai suhu berkisar antara 20°C - 40°C, serta kelembaban antara 60% - 90%. Selama proses pengeringan yang berlangsung 30 jam, kadar air akhir pada Rak-1 adalah 12,47%, Rak-2 11,42%, Rak-3 9,51%, dan Rak-4 7,24%. Hasil laju pengeringan untuk Rak-1 adalah 13 g/jam, untuk Rak-2 adalah 13,333 g/jam, untuk Rak-3 juga 13,333 g/jam, dan untuk Rak-4 adalah 15 g/jam. Alat pengering kopi dengan pemanas lampu pijar spotlight memiliki kapasitas sebanyak 6 kg kopi.</p>Siswoyo SoekarnoIdah AndriyaniSoni Sisbudi HarsonoDicky Nico Afrizal
Copyright (c) 2025 Siswoyo Soekarno, Idah Andriyani, Soni Sisbudi Harsono, Dicky Nico Afrizal
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-152025-12-15427084Implementasi Program 'PELOPOR' (Pengolahan Sampah Dan Biopori) Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik Dan Konservasi Air Tanah
https://kiatjcd.com/ojs/index.php/kjcd/article/view/112
<p>Pengelolaan sampah organik rumah tangga yang belum optimal dan menurunnya daya resap tanah merupakan permasalahan lingkungan yang sering dijumpai di wilayah perdesaan, termasuk di Dusun Ngopak, Desa Arjosari. Permasalahan ini berpotensi menimbulkan isu sanitasi dan genangan air. Sebagai respons, program pengabdian kepada masyarakat bernama 'PELOPOR' (Pengolahan Sampah dan Biopori) diimplementasikan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik sekaligus melakukan konservasi air tanah melalui teknologi tepat guna Lubang Resapan Biopori (LRB). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat sasaran, yaitu Ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Rangkaian kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi praktik yang dilaksanakan pada bulan Juli 2025. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi dari masyarakat sasaran. Terjadi transfer pengetahuan yang efektif mengenai konsep, manfaat, dan teknik pembuatan biopori. Program ini berhasil menghasilkan satu unit percontohan LRB dan mendistribusikan bibit tanaman sebagai insentif pemanfaatan kompos. Disimpulkan bahwa program 'PELOPOR' efektif sebagai metode edukasi dan pemberdayaan masyarakat serta memiliki potensi keberlanjutan yang tinggi karena sifatnya yang murah, mudah, dan memberikan manfaat ganda.</p>Ida ZuhroidahSherinda Ayuning Dharma NarviaYunizar ArizkyHaris Budi UtamaYesi Kho SutrisnoRizky Dwi Mufrizal
Copyright (c) 2025 Ida Zuhroidah, Sherinda Ayuning Dharma Narvia, Yunizar Arizky, Haris Budi Utama, Yesi Kho Sutrisno, Rizky Dwi Mufrizal
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-152025-12-15428598Pemberdayaan Petani Melalui Inovasi Teknologi: Program Pengadaan Alat Fogging untuk Mengusir Hama Tikus di Desa Toyaning
https://kiatjcd.com/ojs/index.php/kjcd/article/view/113
<p>Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan memberdayakan petani di Desa Toyaning dalam mengatasi ancaman hama tikus yang serius melalui pengadaan dan edukasi penggunaan alat fogging sebagai solusi pengendalian hama yang inovatif, efisien, dan ramah lingkungan. Dilaksanakan dalam empat tahap perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi program ini mencapai puncaknya pada 15 Agustus 2025 dengan demonstrasi dan penyerahan alat yang mendapat respons sangat positif dari komunitas petani, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap efisiensi teknologi. Meskipun berhasil memberikan solusi praktis, keberlanjutan program menjadi tantangan utama yang memerlukan strategi komprehensif, termasuk pelatihan lanjutan mengenai pemeliharaan alat, manajemen operasional mandiri, serta penanganan aspek non-teknis agar inovasi ini dapat terintegrasi secara berkelanjutan dalam ekosistem pertanian desa.</p>Geraldine Dwinugrahanti YoanitaDhea AmalliaEdgar IndrastataSahrizall Ramadhani BudiartoDeandra Rafiq DaffaIda Zuhroidah
Copyright (c) 2025 Geraldine Dwinugrahanti Yoanita, Dhea Amallia, Edgar Indrastata, Sahrizall Ramadhani Budiarto, Deandra Rafiq Daffa, Ida Zuhroidah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-152025-12-154299107Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Ekstrak Daun Kelor menjadi Permen Jelly Kering Bernutrisi
https://kiatjcd.com/ojs/index.php/kjcd/article/view/114
<p>The utilization of moringa leaves as a functional food source remains limited within local communities, where they are commonly consumed only as traditional vegetables. Therefore, product innovation that enhances both nutritional value and economic potential is needed. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of the PKK’s group in Suci Village, Panti District, in processing moringa leaf extract into nutritious dry jelly candy, while also introducing an informative and attractive product packaging design. The program was carried out through the development of a tutorial video demonstrating each production stage including extraction, formulation, molding, and drying accompanied by guidance on product quality evaluation and the creation of packaging that highlights visual identity and potential nutritional information. The results show that the produced dry jelly candy exhibited good physical characteristics, acceptable taste, and proper texture, with potential content of vitamins A, C, E, and antioxidants. The designed packaging successfully enhanced the product’s visual appeal and clarity of information, thereby supporting its marketability. Online dissemination through YouTube received positive engagement, reflected in viewer responses and interaction. This program concludes that moringa-based jelly candy innovation combined with packaging design development effectively strengthens community nutrition literacy while offering opportunities for local economic empowerment.</p>Nur Ida Winni YosikaDian PurbasariNing Puji LestariRufiani NadzirahAkbar Setyo Pambudi
Copyright (c) 2025 Nur Ida Winni Yosika, Dian Purbasari, Ning Puji Lestari, Rufiani Nadzirah, Akbar Setyo Pambudi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-152025-12-1542109115Pemanfaatan Limbah Pertanian Padi Menjadi Silase di Desa Arjasa Kabupaten Jember
https://kiatjcd.com/ojs/index.php/kjcd/article/view/115
<p>Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Arjasa adalah melimpahnya limbah jerami padi pascapanen yang belum termanfaatkan secara optimal dan sering berakhir pada praktik pembakaran yang berdampak negatif bagi lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai pemanfaatan limbah pertanian padi, khususnya jerami, sebagai silase untuk pakan ternak serta mengevaluasi dampak ekonomis dan lingkungan dari implementasinya di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan silase, pendampingan produksi, serta evaluasi berbasis kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam proses produksi silase, ditunjukkan oleh skor evaluasi teknis yang konsisten berada di atas 4,0. Dari sisi dampak, masyarakat merasakan manfaat ekonomis berupa potensi pengurangan biaya pakan ternak serta manfaat ekologis melalui berkurangnya praktik pembakaran jerami. Meskipun komitmen keberlanjutan masih perlu diperkuat, kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber daya produktif dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan teknologi pakan fermentasi yang berkelanjutan di tingkat desa.</p>Agus DharmawanSri WahyuningsihMohamad Wawan SujarwoNur Ida Winni YosikaAkbar Setyo PambudiAhmad Mutafakkir AlamEka Tiyas Anggraeni
Copyright (c) 2025 Agus Dharmawan, Sri Wahyuningsih, Mohamad Wawan Sujarwo, Nur Ida Winni Yosika, Akbar Setyo Pambudi, Ahmad Mutafakkir Alam, Eka Tiyas Anggraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-152025-12-1542116126Pemanfaatan Sampah Unmarketable TPST Harapan Baru Menjadi Pot Bunga Bernilai Guna Melalui Workshop Kreatif
https://kiatjcd.com/ojs/index.php/kjcd/article/view/116
<p>TPST Harapan Baru di Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, telah efektif melakukan pemilahan sampah. Namun, operasional TPST masih menyisakan timbunan limbah plastik residu (<em>unmarketable</em>) yang tidak laku dijual atau sulit diolah, sehingga berpotensi kembali mencemari lingkungan. Urgensi kegiatan ini adalah menyediakan solusi <em>upcycling </em>yang dapat mengurangi volume limbah residu tersebut. Kegiatan ini menggunakan metode workshop pelatihan langsung dan pendampingan kepada Masyarakat di sekitar TPST. Pelaksanaan meliputi sosialisasi bahaya limbah residu, demonstrasi, dan praktik pembuatan pot bunga dari bahan plastik residu. Evaluasi program dilakukan melalui <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan observasi produk untuk mengukur keterampilan. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 35 peserta dengan antusiasme tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 36.43% dan keberhasilan mengolah sekitar 10kg limbah residu menjadi 50 pot bunga yang fungsional dan bernilai estetika. Program workshop ini terbukti efektif dalam memberikan keterampilan pengolahan limbah residu, secara signifikan mendukung upaya TPST Harapan Baru dalam meminimalkan volume sampah akhir dan meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat.</p>Ach Fauzan Mas'udiAgus Wedi PratamaNur Andita PrasetyoMuhammad Rizal RomadhonMuch. Misbah Muhtadi
Copyright (c) 2025 Ach Fauzan Mas'udi Fauzan, Agus Wedi Pratama, Nur Andita Prasetyo, Muhammad Rizal Romadhon, Much. Misbah Muhtadi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-212025-12-2142127134Pelatihan Manajemen Referensi Menggunakan Zotero bagi Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi
https://kiatjcd.com/ojs/index.php/kjcd/article/view/117
<p class="western">Penyusunan skripsi memerlukan kemampuan manajemen referensi yang baik untuk memastikan penulisan ilmiah yang sistematis dan terhindar dari plagiarisme. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember dalam mengelola referensi menggunakan aplikasi Zotero. Pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada bulan Mei 2025 dan Desember 2025. Peserta pelatihan adalah mahasiswa bimbingan skripsi yang telah memulai penyusunan proposal pada bulan Mei 2025. Metode pelatihan mencakup pemaparan materi, praktik langsung, dan pendampingan penggunaan Zotero. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan Zotero untuk mengumpulkan, mengorganisir, dan mengutip referensi secara otomatis dalam penulisan skripsi mereka.</p>Tasliman TaslimanAhmad Mutafakkir AlamIhza Zulmi Anugerah Zulkarnain
Copyright (c) 2025 Tasliman Tasliman, Ahmad Mutafakkir Alam, Ihza Zulmi Anugerah Zulkarnain
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-212025-12-2142135142